NUSYUZ DAN PENYELESAIANNYA (QS. AN-NISA AYAT 34)

Authors

  • Putri Fadillah Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Wawan Arbeni Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Laudya Sintia Putri Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Kyra Alfia Yusni Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Miftahul Jannah Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Nurul Rahmadhani Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Intan Khairila Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai
  • Mutia Indriani Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Abstract

Nusyuz merupakan sikap pembangkangan atau ketidaktaatan salah satu pihak dalam rumah tangga terhadap kewajiban yang telah ditetapkan dalam hukum Islam. Dalam Al-Qur’an, pembahasan mengenai nusyuz dijelaskan dalam QS. An-Nisa ayat 34 yang memuat konsep kepemimpinan suami, kewajiban istri, serta langkah-langkah penyelesaian konflik rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengertian nusyuz, faktor penyebab, bentuk-bentuk nusyuz, serta penyelesaiannya menurut perspektif hukum Islam berdasarkan QS. An-Nisa ayat 34. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan normatif dan tafsir tematik. Data diperoleh dari Al-Qur’an, hadis, kitab tafsir, kitab fikih, jurnal ilmiah, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nusyuz tidak hanya dapat dilakukan oleh istri, tetapi juga dapat dilakukan oleh suami apabila melalaikan kewajibannya dalam rumah tangga. Penyelesaian nusyuz menurut QS. An-Nisa ayat 34 dilakukan secara bertahap melalui nasihat, pemisahan tempat tidur, dan langkah edukatif yang tidak bersifat menyakiti. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa konsep penyelesaian nusyuz dalam Islam bertujuan menjaga keutuhan rumah tangga, menciptakan keharmonisan keluarga, dan menghindari kekerasan dalam rumah tangga.

References

Fauzi, A. (2025). Penyelesaian konflik rumah tangga dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum dan Keluarga Islam, 10(1), 77–95.

Hakim, L. (2021). Penyelesaian sengketa rumah tangga menurut fikih munakahat. Jurnal Hukum Islam dan Peradilan, 6(2), 100–116.

Harahap, R. (2023). Konflik rumah tangga modern dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Hukum Keluarga Islam, 7(1), 55–71.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2022). Al-Qur’an dan terjemahannya. Jakarta: Kementerian Agama RI.

Mukhtar, S. (2020). Konsep nusyuz dalam hukum keluarga Islam. Jurnal Syariah dan Peradilan Islam, 5(2), 88–104.

Rahman, F. (2022). Tafsir QS. An-Nisa ayat 34 tentang penyelesaian nusyuz. Jurnal Hukum Islam Nusantara, 5(1), 45–63.

Sari, N., & Lubis, R. (2024). Mediasi konflik rumah tangga dalam perspektif hukum Islam. Jurnal Studi Syariah dan Hukum, 9(1), 88–104.

Setiawan, H. (2023). Penafsiran kontekstual QS. An-Nisa ayat 34 dalam kehidupan modern. Jurnal Studi Hukum Islam, 7(2), 140–156.

Syarifuddin, A. (2021). Hukum perkawinan Islam di Indonesia. Jakarta: Kencana.

Wahyudi, M. (2021). Etika hubungan suami istri dalam Islam. Jurnal Ahkam, 8(2), 120–136.

Yusuf, H. (2024). Mediasi perceraian di Pengadilan Agama Indonesia. Jurnal Peradilan Islam, 6(1), 33–50.

Zuhaili, W. (2021). Fiqh Islam wa Adillatuhu (Jilid 9). Damaskus: Dar al-Fikr.

Downloads

Published

2026-06-07